Demokrat Dukung CT Masuk Bursa Cawapres: Tak Harus dengan Jokowi

Nama pengusaha ternama, Chairul Tanjung (CT) mulai muncul dalam bursa cawapres di Pilpres 2019. Menanggapi hal ini, Ketua DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengapresiasi munculnya nama baru dalam bursa cawapres sebagai bagian dari demokrasi.
Ferdinand mengungkapkan, CT merupakan sosok yang mumpuni dan memiliki kapabilitas. Bahkan, kata dia, CT juga layak untuk maju sebagai capres.
“Chairul Tanjung adalah sosok yang mumpuni, memiliki kapasitas, dan kapabilitas untuk memimpin negara ini. Bahkan Chairul Tanjung layak menjadi presiden,” kata Ferdinand, Selasa (5/6).
Ferdinand menilai, kemampuan CT dalam mengelola bisnisnya menunjukkan bagaimana kemampuannya di bidang ekonomi. Sehingga menurutnya, akan sangat pas apabila CT maju di Pilpres 2019, dipasangkan dengan tokoh politik yang menguasai bidang polhukam.
“Kita lihat bagaimana Chairul Tanjung mengelola bisnisnya hingga muncul menjadi yang terbesar dan menjadi orang terkaya di republik ini. Artinya beliau memiliki kemampuan untuk mengelola negara khususnya di bidang ekonomi. Akan sangat pas jika Chairul Tanjung 2019 nanti berpasangan dengan tokoh politik yang menguasai Polhukam,” tuturnya.
Munculnya nama CT di bursa Pilpres 2019 memang perlu diapresiasi. Ferdinand menyebut CT tidak harus dipasangkan dengan Jokowi.
“Enggak harus (jadi cawapres Jokowi). Tapi kami menghormati dan mengapresiasi munculnya nama CT,” kata dia.
“Tentu bagi Demokrat (munculnya nama CT) itu akan memperkaya alternatif pilihan bagi publik,” ujarnya.
Soal apakah Demokrat nantinya akan melirik CT sebagai salah satu calon di Pilpres 2019, Ferdinand mengatakan keputusan berada di tangan majelis tinggi Demokrat.
“Tapi kami menghargai dan menghormati, serta mengapresiasi munculnya nama Chairul Tanjung,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, nama CT mulai muncul di bursa Pilpres 2019 setelah kelompok yang mengatasnamakan kelompok relawan Sobat Jokowi dan Chairul Tanjung alias Sobat Jokowi-CT mendeklarasi dukungannya di Jawa Barat.
“Pak CT itu bisa mengatasi persoalan dan bisa menjadi pemersatu. Beliau kan Islam, tapi juga nasionalis. Beliau ikut Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan pengusaha juga. Pak CT ibunya juga asli Jabar, makanya kita lakukan di sini,” ujar Ketua relawan Sobat Jokowi-CT, Nuran Fiqolbi Senin (4/6).
Komentar Anda

Komentar Anda