Hinca Pandjaitan: Klaim Demokrat Dukung Jokowi, Bohong!

Partai Demorat membantah sudah memutuskan merapat ke Jokowi untuk pilpres 2019. Sekjen DPP Demokrat, Hinca Pandjaitan menegaskan isu yang dihembuskan Ketua Umum PPP, Romahurmuziy itu tidak benar.

Sebelumnya Romahurmuziy menyebut sinyal dukungan untuk Jokowi disampaikan Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono ketika satu panggung dengan dirinya dalam kampanye akbar Khofifah-Emil di Jawa Timur, Minggu (1/4) lalu.

Hinca mengaku sudah mengonfirmasi pengakuan Romahurmuziy ke SBY, dan langsung dibantah. “Diatas panggung tidak ada pertemuan selama dua jam itu. Keduanya hanya bertegur sapa sebentar, suasana pun hingar bingar sekali,” kata Hinca dalam acara ‘Ngopi Bareng SBY’ di alun-alun Yogyakarta, Minggu malam (8/4/2018).

Hinca menegaskan, Demokrat tidak akan abstain di Pilpres kali ini. Bisa saja Demokrat mengusung Jokowi dengan 3 syarat yang akan diumumkan nanti. Atau bisa juga Demokrat mengusung calonnya sendiri.

Menurut Hinca, pasangan manapun yang didukung Demokrat akan mendapat 3 keuntungan sekaligus. “Pertama, kami punya 10,9 persen suara. Kedua, Demokrat punya SBY yang 10 tahun jadi presiden dan banyak pendukungnya. Ketiga, Demokrat punya AHY yang mewakili generasi milenial,” ujar Hinca. Keberadaan AHY sangat penting, mengingat ada 100 jutaan pemilih dari generasi milenial di pemilu 2018.

Sehingga Hinca berani mengklaim, “siapapun pasangan yang didukung Demokrat, punya potensi menang yang besar,” pungkasnya.

sumber: mnctrijayafm.com

Komentar Anda

Komentar Anda