Ketika SBY Panggil Khofifah ‘Bude’..

 

 

Rangkaian safari politik Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berlanjut ke Pantai Gemah, Tulungagung, Minggu (25/2/2018). SBY menyapa para pedagang di tepian pantai dan ribuan warga yang tengah berwisata bersama keluarga.

 

Kunjungan SBY bersama Ibu Ani itu, disambut oleh calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan calon Bupati Tulungagung, Margiono berserta calon wakilnya Eko Prisdianto.

 

SBY kemudian meminta ketiga calon kepala daerah itu untuk memperhatikan nasib pelaku usaha pariwisata jika terpilih kelak. Sebab dengan begitu, kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.

 

“Saat saya menjabat Presiden RI dulu, kunjungan pariwisata meningkat 400 persen dari sebelumnya. Bahkan, pada tahun terakhir (2014-red) jumlah wisatawan mancanegara mencapai 4 juta orang,” terangnya.

 

Menurut SBY, dengan kunjungan wisatawan yang tinggi, ekonomi masyarakat yang menggantungkan hidup di kawasan wisata akan semakin membaik.

 

“Jadi saya mewakili saudara-saudara di sini sangat berharap, Bude Khofifah dan Pak Margiono dan Pak Eko, terus membangun kawasan wisata jika nanti terpilih, agar rakyat bisa makmur sejahtera,” harapnya.

 

Panggilan ‘bude’ sengaja dilontarkan SBY kepada mantan Menteri Sosial itu, lantaran Khofifah dijagokan untuk menggantikan Soekarwo sebagai gubernur Jatim. Soekarwo biasa dipanggil dengan sebutan ‘pakde’. Jadi karena calon penggantinya perempuan, maka panggilannya menjadi ‘bude’.

 

Harapan SBY itu disambut baik oleh Khofifah. Menurut Khofifah, ia memiliki program andalan yang disebut Nawa Bhakti Satya. Satu dari sembilan poin di program itu adalah Jatim Harmoni.

 

“Dengan Jatim Harmoni ini kita siap menjaga harmoni sosial dan alam dengan melestarikan kebudayaan dan lingkungan hidup. Pariwisata partisipatoris, integrasi museum perpusda dan galeri seni, ruang kebhinekaan, seni tradisional, clean industries, green city, halal tourism, dan mengembangkan 51 titik potensi ESDM, termasuk Pantai Gemah dan Pantai Popoh Tulungagung,” jelasnya.
(raf)

Komentar Anda

Komentar Anda