Partai Demokrat Sampai Target di Pilkada 2018

CEROBONGASAP.COM – Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di 171 daerah di seluruh Indonesia digelar, Rabu (27/6/2018). Bagi Partai Demokrat, pesta pemilihan Kepala Daerah tahun ini sudah mencapai target.

Sebelumnya, Partai Demokrat berekspektasi bahwa akan mencapai kemenangan sampai 35 persen di perhelatan Pilkada kali ini. Mengingat, Partai Demokrat memiliki 13 kader yang menjadi calon gubernur atau calon wakil gubernur yang berlaga di 17 provinsi. Calon-calon itu antara lain calon gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, calon wakil gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, calon gubernur NTT Benny K. Harman, calon gubernur Papua Lukas Enembe, calon wakil gubernur NTB Siti Rohmi Djalilah, dan lainnya.

Harapannya, bisa memenangi pilgub di kelima provinsi tersebut. Jika secara keseluruhan, plus pemilihan bupati dan wali kota, Demokrat menargetkan kemenangan sebesar 35 persen.

Di pilgub Jatim, Demokrat mengusung pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak. Sejumlah lembaga survei belakangan ini mengunggulkan keduanya dari pesaingnya, Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno. Alhasil, pasangan Khofifah-Emil unggul hasil perhitungan cepat.

Sementara di Jawa Barat, pasangan Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi yang diusung Demokrat juga berpeluang menang. Elektabilitas keduanya berkejaran dengan pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) yang diusung koalisi PPP, PKB, Partai Nasdem, dan Hanura. Namun, hasil quick count menyatakan pasangan tersebut kalah dari pasangan Rindu.

Ketua Dewan Keamanan DPP Partai Demokrat Rudi Kadarisman menjelaskan, Partainya sudah melakukan hal yang sesuai dengan yang ditargetkan. Menurutnya, paslon yang diusung Demokrat secara persentase sudah mengungguli PDIP dan Gerindra.

“Kita paling berani menaruh kader sebagai paslon. Walau mereka kalah, tapi marginnya tidak memalukan. Artinya, paslon dan mesin partai bekerja cukup baik di daerah,” ujar Rudi kepada Rajawalionline.id, Rabu (27/6/2018) malam.

“Di Jawa Timur, paslon kami bisa mengalahkan petahan Wagub dan Cucu (Presiden) Soekarno,” pungkasnya./adm07

Komentar Anda

Komentar Anda