Pemerintah Jokowi Harus Segera Selesaikan Tragedi Bom Surabaya

 

Indonesia kembali mencekam akibat ulah teroris yang tidak bertanggung jawab. Baru saja, insiden Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, terjadi, (8/5/2018). Kemudian, hanya berselang tiga hari dari kejaian itu selesai, serangan teror kembali terjadi. Kali ini, bom meledakkan gereja di tiga titik sekaligus di Surabaya, Jawa Timur, (13/5/2018) pagi.

Ledakan itu terjadi di Gereja Santa Maria Ngagel, Gereja GKI Wonokromo Dipenogoro, dan Gereja GPPS Arjuno, Surabaya, Jawa Timur. Hingga saat ini, diketahui ada 14 korban meninggal dunia dan lebih dari 40 orang luka-luka harus dilarikan ke rumah sakit.

Tragedi itu sontak menyita perhatian masyarakat Indonesia, bahkan di Dunia. Pertanyannya, kenapa itu bisa terjadi? Apa penyebabnya? Apakah, lemahnya pengamanan yang diterapkan pemerintah sehingga hal itu bisa terjadi?

Sebelumnya, pernyataan Presiden Joko Widodo mengecam keras aksi terorisme di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat. Namun, pernyataan itu seolah tak memiliki arti khusus bagi para teroris untuk melakukan aksinya.

Untuk itu, Saya sebagai warga negara Indonesia turut berduka cita atas aksi teror bom yang terjadi pagi ini. kemudian, saya mengutuk tragedi bom di Surabaya yang menggangu kenyamanan umat yang tengah beribadah.

Terakhir, saya meminta agar pemerintah Joko Widodo segera menyelesaikan dan menuntaskan sejumlah aksi teror terutama yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur.

Oleh: Ir Rudi Kadarisman Ketua Divisi Keamanan Internal DPP Partai Demokrat

Komentar Anda

Komentar Anda